Alhamdulillah Ya Allah

.

.

Bersyukur kadangkala memang luput dari perhatian kita padahal tersebut mudah untuk dilakukan. Kalau susah untuk dilakukan dengan perbuatan, setidaknya kita dapat mensyukuri nikmat yang ada dengan melalui perkataan. Apa susahnya mensyukuri nikmat yang ada hanya bermodalkan dengan lidah dan mulut kita. Masalah sebenarnya ada pada diri kita sendiri, seringkali kita merasa tidak adanya nikmat disekitar kita. Nikmat itu tidak selalu berbentuk barang dan keinginan kita, seperti:

  1. Nikmat hidup (bayangkan orang yang sudah meninggal, sudah putus amalannya kecuali tiga perkara sementara telah habis kesempatannya untuk bertobat),
  2. Nikmat muda (bayangkan kalau sudah tua, susah pergi kmana2, tenaga sudah berkurang, penglihatan, pendengarang, daya ingat berkurang seiring dengan bertambahnya usia)
  3. Nikmat sehat (bayangkan orang yang sedang sakit, misal flu yang selalu harus bersin yang tentunya mengganggu aktivitas kita),
  4. Nikmat mendapat anak (bayangkan orang yang ngga bisa punya anak, harus kesana kemari mencari solusinya dan tentu akan melibatkan banyak uang keluar, saya suka ngga habis pikir bagaimana bisa seorang anak dibuang di got, di tempat sampah, padahal anak inilah (jika sholeh/sholehah) yang akan mendoakan kita sehingga memperingan dosa kita kelak di hari kiamat)
  5. Nikmat hidup damai, tentram (bayangkan klo kita lagi perang, Ntah apa yang dipikiran mereka, Kalau tentang perbedaan suku, pendapat, tempat tinggal, negara, agama, etc., masih lebih banyak persaaman dr mereka semisal, sama2 tinggal d bumi, sama2 makan minum, sama2 manusia, Coba klo mereka lebih memikirkan persaamaan daripada perbedaan …),
  6. Nikmat lapang (bayangkan klo lagi keburu2 pasti ga enak)
  7. Nikmat kaya (bayangkan klo kita lagi miskin, susah makan apalagi bayar zakat, mumpung kaya perbayak zakat, shodaqoh, amal jariyah)
  8. Nikmat kentut (bayangkan orang yang ngga bisa kentut dan harus operasi jutaan rupiah hanya untuk bisa kentut),
  9. Tapi tentu nikmat yang paling tinggi adalah nikmat mengagungkan dan berada hidup kekal di surga-Nya

Di dalam surat Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah) stated,

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Q.S. Ar-Rahman).

Ayat ini diulang sebanyak 30X dalam Al-Quran. Sudah banyak artikel tentang mensyukuri nikmat di internet ini, tinggal kita mau atau tidak untuk melakukannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

So, as conclusion, jangan menyesali apa yang tidak kita punyai, tapi syukurilah apa yang kita dapatkan. Kecuali untuk beberapa hal yang memang pantas untuk kita dapatkan kita harus berusaha untuk mendapatkannya :).

Ref. : http://ecpo.blogdetik.com/2009/07/23/gmt/

Advertisements

2 thoughts on “Alhamdulillah Ya Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s